nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswi Tewas di Kamar Kos, Ditemukan Obat dan Janin Bayi di Sebelahnya

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 20:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 07 610 2195721 mahasiswi-tewas-di-kamar-kos-ditemukan-obat-dan-janin-bayi-di-sebelahnya-GyI90NBoeV.jpg ilustrasi

PALEMBANG - Warga Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV, Kelurahan Lorok Pakjo, Palembang, Sumatera Selatan mendadak heboh, dengan ditemukannya seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta di Palembang berinisial UK (23) yang tewas dalam kamar kosnya. Korban diduga tewas setelah berupaya melakukan aborsi, Selasa (7/4/2020).

Kepala Kepolisian Sektor Ilir Barat I Palembang, Kompol Yenny Diarty melalui Kanit Reskrim Iptu Ginting, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terungkap setelah adanya laporan mengenai penemuan mayat wanita di kamar kosan yang berada di Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV, Kelurahan Lorok Pakjo, Palembang.

"Korban bernisial UK berusia 23 tahun, dan merupakan mahasiswi di salah satu universitas swasta di Palembang, ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah membusuk dan mengenakan popom dewasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban yang tercatat sebagai warga LK 3 Desa Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dan diduga sudah tewas sekitar tiga hari.

"Awalnya tetangga korban curiga dengan bau busuk yang menyengat dari kamar korban. Selain itu, petugas juga menemukan banyak obat yang berada di sekitar jasad korban, hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk untuk penyebab pasti kematian korban yang masih menunggu hasil visum," jelasnya.

Sementara itu, dokter forensik RS Bhayangkara Palembang, Indra Nasution, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan luar di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Namun, petugas menemukan semacam jaringan sel dari alat kelamin korban.

Dikatakan Indra, awalnya petugas sempat bingung atas temuan jaringan tersebut. Sebab jasad korban sudah dalam keadaan membusuk dan meninggal sekitar tiga hari. Oleh karena itu, kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hasilnya ditemukan sisa janin dengan usia sekitar enam sampai tujuh bulan di balik popok yang dikenakan korban. Kami menduga korban tewas setelah mengalami pendaraan karena diduga melakukan aborsi sendiri," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini