nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebar Hoaks di Medsos Terkait Covid-19, Mamah Muda Ditangkap

Subhan Sabu, Okezone · Rabu 08 April 2020 20:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 08 340 2196224 sebar-hoaks-di-medsos-terkait-covid-19-mamah-muda-ditangkap-fGCwm709fo.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

MINAHASA - CL (22) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara diamankan oleh Tim Resmob Polres Minahasa akibat menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks di sosial media.

Kasat Reskrim Poles Minahasa, AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi bahwa ada postingan berita bohong dimana dalam akun Facebook @Ciensi Butss Luly terkait penyebaran virus corona.

"Postingan tersebut di posting hari Selasa tanggal 07 April 2020 sekitar pukul 20.30 wita di rumah pelaku dengan menggunakan hp pelaku," ujar Kasat Reskrim Poles Minahasa, AKP Sugeng Wahyudi Santoso kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

 Korban Covid-19

Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengaku mendapat informasi itu lewat messenger dari salah seorang temannya, pria berinisial NT (48).

"Tanpa mencari tahu kebenarannya, pelaku langsung memposting di akun sosial medianya," sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap dua orang saksi, NT dan SHP diketahui bahwa NT mengaku menerima pesan tersebut dari mesengger yang dikirimkan oleh temannya, seorang perempuan berinisial SHP (47).

"SHP sendiri mengaku mendapat pesan tersebut dari RB yang sampai saat ini masih dalam pencarian," tambahnya.

Saat ini pelaku dan saksi-saksi serta barang bukti sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Minahasa dan menjalani pemeriksaan. Atas perbuatan tersebut pelaku diduga melanggar ketentuan Pasal 28 UU ITE, dan dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 45A ayat (1) UU 19/2016.

"Dengan ancama pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun, dan atau denda paling banyak Rp1 miliar,” tegas Sugeng.

Namun tidak dilakukan penahanan terhadap pelaku, karena memang yang bersangkutan koperatif dan sudah berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

"Dan pertimbangan juga, bahwa pelaku memiliki anak usia 2 tahun yang membutuhkan kehadiran ibunya. Pelaku hanya kita kenakan wajib lapor sampai proses penyidikan," pungkasnya

Berikut postingan pelaku yang diunggah ke media sosial facebook: "guys sekedar info neh, kalo boleh dirumah jo, trg nd usah kaluar klo mmg md penting SKALI. 2 org positif yg baru 1 kapolres pe bini, 1 danramil pe bini. batamang kong bapontar ka mesir, pulang kamari so bbajalang bapontar dulu nentau kote so positif. kong apa? danramil pulang tondano bawa anak dg anak dg anak mantu PULANG TONDANO (karna ada rumah di tondano) tepatnya pa trg pe kolom di rinegetan (kolom 18). danramil so kaluar iko rapat dg walikota, dpe anak mantu kerja PLN so pi kerja di tomohon sedangkan drg yg da jemput pas di bandara.plis ne di rumah jo dulu. Nda usah panik, selebihnya trg berdoa bawa pa Tuhan semoga mata rantai covid 19 nda mo lebe jao mar Tuhan Yesus putuskan,"

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini