nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria di Palembang Tertipu Rp36 Juta, Beli Masker via Online yang Diantar Batu Bata

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 06:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 08 610 2195824 pria-di-palembang-tertipu-rp36-juta-beli-masker-via-online-yang-diantar-batu-bata-BX6kin4MBK.JPG Korban penipuan pembelian masker di Palembang melapor ke polisi (Foto: Okezone.com/Era Neizma Wedya)

PALEMBANG - Nasib apes dialami Juan Pucan Endrile (30), Warga Jalan Seruni, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan. Maksud hati ingin membeli masker dalam jumlah banyak, namun tak disangka dia justru jadi korban penipuan belanja online. Uang yang ditransfer sebesar Rp36,4 juta untuk membeli masker, yang diterima malah seonggok batu bata.

Akibat kejadian itu, Juan terpaksa mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan dugaan kasus penipuan tersebut. Di hadapan petugas, dirinya mengaku membeli masker itu melalui akun belanja di Instagram.

“Saya berniat beli masker yang ditawarkan dari akun belanja di Instagram, setelah uang saya transfer ternyata barang yang dikirim adalah batu bata," katanya.

Juan menjelaskan, peristiwa itu terjadi Sabtu 4 April 2020 lalu. Saat itu dirinya tertarik membeli masker yang dijual oleh akun Instagram 'Intan Karlina'. Setelah menjalin komunikasi, dirinya pun sepakat dan mentransfer uang Rp36,4 juta melalui mobile banking. Tapi saat barang yang dipesan sampai, ternyata isinya merupakan batu bata.

"Pesanan baru saya terima hari ini, isinya batu bata yang dibungkus menggunakan kardus. Saya juga sudah menghubungi nomor penjual, tetapi sudah tidak aktif lagi," keluhnya.

Dia mengaku kesal terhadap ulah pemilik akun tersebut. Sehingga melaporkan kejadian yang menimpanya kepada polisi. Dirinya berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan mempertangungjawabkan perbuatannya.

"Saya berharap pelaku segera ditangkap agar tidak ada lagi korban seperti saya," katanya.

Sementara itu, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan telah menerima laporan mengenai dugaan tindak penipuan pembelian masker melalui belanja online yang dialami korban. Kasus ini pun sudah diserahkan ke unit Reskrim untuk ditindaklanjuti.

“Sudah kita terima laporannya dan akan segera ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," ucap Heri.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini