Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Stasiun Bekasi Terjadi Penumpukan, Pengguna KRL: Antrean Panjang & Berdempet

Wisnu Yusep , Jurnalis-Senin, 13 April 2020 |10:13 WIB
Stasiun Bekasi Terjadi Penumpukan, Pengguna KRL: Antrean Panjang & Berdempet
Penumpukan penumpang terjadi di Stasiun Kota Bekasi (Foto: Okezone.com/Wisnu Yusep)
A
A
A

BEKASI - Penumpang KRL di Stasiun Kota Bekasi terjadi penumpukan, Senin (13/4/2020). Penumpukan terjadi karena adanya pembatasan penumpang.

Terlebih, saat ini wilayah DKI Jakarta sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan itu berlaku pada Jumat 10 April 2020.

Pemprov DKI juga melakukan pembatasan transportasi dalam mendukung langkah PSBB dengan harapan bisa menekan penyebaran virus corona

Salah seorang penumpang Rizal (32) mengatakan, ketika terjadi penumpukan dirinya melihat kondisi Stasiun Bekasi sudah padat baik di peron maupun di dalam kereta. "Untuk kondisi stasiun pada saat saya baru keluar sudah padat," kata dia kepada Okezone.

Para penumpang, terlihat begitu padat, bahkan nyaris tidak ada jarak semeter antar penumpang pada saat keluar ataupun masuk kereta.

"Begitu pun pas mau keluar stasiun cukup padat yang panjang jadi berdempet seperti kondisi biasa," ujar dia.

Berdasarkan pengamatan Okezone, kondisi stasiun Kota Bekasi saat ini sudah telihat ramai, namun tidak ada penumpukan yang terjadi seperti pagi tadi.

Meski penarapan PSBB sudah diberlakukan di DKI Jakarta, aktivitas warga Kota Bekasi masih terbilang tinggi. Itu terlihat volume penumpang yang terjadi di stasiun Kota Bekasi.

Terlihat, mereka masih rutinitas ke Jakarta, meski Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta telah membatasi aktivitas masing-masing warganya. Namun, mereka tetap saja melakukan rutinitas meski imbauan itu telah infokan.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement