Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gubernur Riau Minta Daerah Dekat Pekanbaru Terapkan PSBB

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Senin, 13 April 2020 |18:24 WIB
Gubernur Riau Minta Daerah Dekat Pekanbaru Terapkan PSBB
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

PEKANBARU – Pemerintah Pusat telah merestui Kota Pekanbaru untuk menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berharap tidak hanya Pekanbaru, tapi daerah lainnya juga menerapkan PSBB.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, daerah yang diminta menerapkan PSBB adalah yang lokasinya berdekatan dengan Pekanbaru. Penerapan PSBB di sejmlah daerah itu untuk memperlambat penyebaran virus corona.

"Ada lima atau enam kabupaten dan kota yang diharapkan melakukan PSBB, selain Pekanbaru," kata Syamsuar, Senin (13/4/2020).

ilustrasi (Dok Okezone)

Dia mengatakan, daerah yang diminta untuk memberlakukan PSBB selain Pekanbaru yang merupakan Ibu Kota Riau adalah Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, dan Kota Dumai.

"Untuk daerah yang belum PSBB, kita akan melakukan rapat terbatas dengan kepala daerah. Karena jika Pekanbaru sudah menerapkan PSBB selama 14 hari atau ada perpanjangan lagi, kita khawatir dengan adanya pergerakan masyarakat ke daerah lainnya akan membuat PSBB terganggu. Untuk itu kita ajak kabupaten lainnya menerapkan hal sama," ucap Syamsuar.

Baca Juga : Masuk Zona Merah Corona, Pemkab Karawang Bakal Ajukan PSBB

Ia mengatakan, PSBB bertujuan mencegah penyebaran corona agar tidak meluas. "Tujuannya agar masyarakat bersama-sama untuk mencegah penyebaran corona," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT mengatakan, tujuan PSBB adalah mengatur aktivitas masyarakat khususnya pada malam hari dari jam 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Baca Juga : Imbas PSBB, Terminal Harjamukti Cirebon Batasi Armada Bus ke Jakarta

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement