Selain di Kecamatan Turi, lanjut dia, banjir juga merendam 7 desa di Kecamatan Karangbinangun yang berakibat 254 rumah dan jiwa 771 yang terdampak.
Di Kecamatan Glagah 5 desa, 322 rumah, 1222 jiwa; Kecamatan Kalitengah 8 desa terdampak banjir yang menggenangi 325 rumah dihuni 1.403 jiwa; Kecamatan Sukodadi terdapat 10 desa, 10 rumah, 168 jiwa yang terdampak banjir.
Ia menambahkan, banjir juga menerjang sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Lamongan bagian tengah, mulai Kecamatan Kota Lamongan dengan 7 desa, 125 rumah, dan 370 jiwa; kemudian Kecamatan Deket sebanyak 364 rumah dan 1.271 jiwa terdampak banjir.
Banjir juga menggenangi Lamongan bagian selatan. Tercatat ada 4 kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Tikung, Modo, Kedungpring, dan Kembangbahu.
"Di Kecamatan Modo ada 13 rumah; tanggul irigasi jebol di Sidomulyo; Kedungpring 4 desa, 128 rumah, 384 jiwa; Kembangbahu 2 desa, 24 rumah, 72 jiwa; dan Tikung 3 desa, menggenangi lahan pertanian," jelasnya.