"Ya Bogor, jadi daerah-daerah. Dengan anggota DPRD nya kita komunikasi, kordinasi. Temanya pun dalam rangka percepatan Covid-19," imbuhnya.
Diterangkan dia, sejatinya secara kelembagaan maka DPRD Kota Tangsel memiliki ketentuan kegiatan selama masa wabah Covid-19 saat ini. Misalnya pembatasan locus atau tempat kegiatan dengan melakukan seleksi apakah di lokasi itu masih aman menggelar Kunker.
"Kita batasi, imbauannya jelas kita batasi," terangnya.
Meski berdalih Kunker dilakukan terkait percepatan penanganan Covid-19, namun Abdul Rosyid enggan merinci isu apa saja yang dibahas anggota Komisi dalam perjalanan dinas itu. Dia pun membantah, bahwa nekatnya anggota komisi menggelar Kunker di tengah wabah untuk menambah pundi-pundi rupiah masing-masing anggota.
"Enggaklah, enggaklah, situasi ini justru kita berharap semuanya kan bekerja dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Kalau DPRD kan optimalisasi kinerjanya 3 fjngsi, pengawasan, legislasi dan budgeting," terangnya.