8 Orang Meninggal Dunia Akibat DBD di Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Rabu 15 April 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 15 525 2199569 8-orang-meninggal-dunia-akibat-dbd-di-cirebon-Ip8gMuf0Za.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

CIREBON - Jumlah warga penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat bertambah. Awal Maret 2020 lalu penderita DBD mencapai 173 orang. Namun, sampai Rabu 15 April 2020 jumlahnya meningkat sampai 295 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menyampaikan, meski angka penderita DBD bertambah, jumlah tersebut masih lebih sedikit bila dibandingkan dengan angka penderita DBD di tahun 2019 pada periode yang sama.

Diungkapkannya, untuk korban meninggal dunia akibat DBD sampai hari ini tercatat ada sekitar delapan orang. Sebelumnya, di awal Maret lalu jumlah penderita DBD yang meninggal hanya dua orang saja. 

"Jumlah meninggal 8 orang dengan kasus 295. Mereka penderita DBD," kata Nanang, saat berbincang dengan Okezone, Rabu (15/4/2020).

Baca Juga: 4.357 Warga NTT Kena DBD, 48 di Antaranya Meninggal Dunia

Nanang menerangkan, angka kematian kasar atau CFR dari penyakit DBD di Kabupaten Cirebon mencapai 2,7 persen. Ia mengatakan, normalnya angka CFR ini harus berada di bawah 1 persen. 

ilustrasi foto: ist

Sedangkan, kata dia, untuk wilayah tertinggi penderita DBD berada di tiga desa dengan jumlah masing-masing sebanyak 19 kasus. Tiga desa tersebut yaitu Desa Nanggela (Greged), Desa Sindanglaut, dan Desa Babakan.

"Paling tinggi ada 19 kasus. Yaitu di Desa Nanggela (Greged), Desa Sindanglaut, dan Desa Babakan. Angka CFR atau angka kematian kasarnya itu 2,7 persen. Normalnya di bawah satu," ujar Nanang.

Ia memastikan, upaya penanggulangan dan pencegahan DBD di Kabupaten Cirebon terus dilakukan. Walaupun saat ini Dinkes Kabupaten Cirebon tengah melakukan penangan pandemi virus corona (Covid-19).

Nanang mengimbau agar masyarakat tetap wasapada dengan penyakit DBD di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Sehingga jumlah penderita DBD di Kabupaten Cirebon tidak bertambah.

"Upaya terus kita lakukan. (Gerakan) 3M juga itu penting," tutur Nanang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini