BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut masih banyak pelanggaran yang dilakukan pengendara pada hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencegah persebaran corona virus disease (covid-19) di Kota Bogor, Jawa Barat.
Ada beberapa jenis pelanggaran yang banyak ditemukan di lapangan, seperti belum pahamnya masyarakat terkait konfigurasi penumpang mobil.
"Hasil evaluasi, paling banyak pelanggaran belum paham konfigurasi penumpang juga dalam angkutan umum dan bus masih ada pelanggaran social dan physical distancing," kata Dedie, Kamis (16/4/2020).
Kemudian, lanjut dia, banyak warga belum mengenakan masker saat berkendara dan beberapa bidang yang bukan sektor dikecualikan masih beroperasi.
"Untuk surat teguran akan dikoordinasikan dengan Polresta Bogor Kota," tambahnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait check point atau titik pemeriksaan kendaraan karena masih ada beberapa yang belum optimal.