JAMBI – Demi meminimalisasi potensi penularan corona virus disease (covid-19) di Kota Jambi, terutama terhadap para pelajar, Wali Kota Syarif Fasha menginstruksikan kembali kepada Dinas Pendidikan agar memperpanjang atau menambah 14 hari program siswa belajar dari rumah, yakni mulai 20 April hingga 3 Mei.
Fasha mengatakan keputusan ini diambil setelah pihaknya mencermati perkembangan yang terjadi. Penularan covid-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
"Siswa yang kita rumahkan mulai pelajar PAUD, TK, SD, SMP/sederajat, negeri maupun swasta, di Kota Jambi. Dirumahkannya diperpanjang kembali selama 14 ke depan, yakni terhitung 20 April hingga 3 Mei 2020," ujarnya, Minggu (19/4/2020).
Maksud dirumahkan, kata dia, artinya bukan diliburkan, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh agar anak didik tetap terus dapat belajar di rumah atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring.
Pihak sekolah, sambung Fasha, juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi informasi untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut.
"Kepada guru hindari memberikan tugas yang hanya fokus pada aspek pengetahuan, namun juga diarahkan aspek keterampilan dan sikap. Laporan pembelajaran secara daring secara rutin dilaporkan dalam bentuk video atau foto," jelasnya.
Selanjutnya ia mengimbau orangtua agar melarang membawa dan membiarkan anak keluar rumah, kecuali untuk keperluan penting dan mendesak, seperti berobat ke fasilitas kesehatan.