Saleh menilai pengunduran diri Belva Devara tak lantas menghilangkan polemik soal terpilihnya Ruangguru sebagai mitra pelaksana Kartu Prakerja.
“Orang menganggap itu tidak pantas. Ada kesan bahwa penunjukan itu tidak objektif. Dan menurut saya kesan itu wajar. Sebab, pada saat proses penunjukan, Adamas masih berstatus aktif sebagai Staf Khusus Presiden,” ujar Saleh.
“Ada teman yang bilang, sayang sekali dia mundur. Katanya, kalaupun mundur, tetap saja polemiknya tidak selesai. Bahkan, orang akan mengatakan bahwa dia hanya mundur beberapa langkah untuk maju triliunan langkah,” lanjutnya.
Menurut Saleh, Adamas Belva Devara seharusnya tidak mundur dari Stafus Presiden. “Kalau semua sesuai aturan, kan tidak perlu mengundurkan diri.”
Sebelumnya, Belva Devara membuat surat terbuka pengunduran dirinya dari Stafsus Presiden. Surat pengunduran diri sudah disampaikan ke Jokowi pada 17 April 2020.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.