PEKANBARU - Konflik antara nelayan Kabupaten Rohil, Riau dengan nelayan Provinsi Sumatera Utara terus berlangsung. Kali ini sebuah kapal diamankan nelayan Rohil, karena mencuri ikan dengan pukat harimau.
Nelayan yang marah atas pencurian ikan dengan pukat harimau ini membakar kapal yang mengangkut hasil pencurian ikan. Sementara sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) dan kapten kapal diamankan warga.
"Pencurian ikan dengan pukat harimau terjadi di Panipahan Rohil kemarin. Mereka berasal dari Sungai Berombang, Sumatera Utara," kata Kepala Dinas Infokom, Provinsi Riau, Chairul Riski Rabu (22/4/2020).
