Terapkan Jaga Jarak saat PSBB, Pemkot Bukittinggi Pindahkan Pedagang

Rus Akbar, Okezone · Rabu 22 April 2020 21:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 340 2203404 terapkan-jaga-jarak-saat-psbb-pemko-bukittinggi-pindahkan-pedagang-WRRXX0B0sU.jpg Walkot Bukittinggi, Ralman. (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)

PADANG - Pemmerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai hari ini, Rabu (22/4/2020). Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi adalah, memindah puluhan pedagang Pasar Bawah ke Jalan Soekarno Hatta.

Wali Kota Bukittinggi, Ralman Nurmatias mengatakan, pemindahan ini untuk menjaga jarak antarpedagang, serta tidak berdempet dengan pembeli.

“Kita belajar dari Pasar Raya Padang, di mana daerah itu zona merah karena terlalu sempit sehingga tidak bisa menjaga jarak, akhirnya banyak yang terpapar virus corona,” ucapnya, Rabu (22/4/2020).

(Foto: Okezone.com)

Terdapat 52 orang pedagang sayuran yang dipindahkan. Para pedagang itu dipindahkan ke jalan sepanjang 300 meter-an.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Gorontalo Jadi 7 Orang

“Jalan itu kan ada dua jalur, jadi kita tutup satu jalur, kita jadikan tempat berjualan,” ucapnya.

Menurutnya, belum semua pedagang yang dipindahkan karena harus sosiasliasi terlebih dulu. “Memang belum semuanya karena baru sosialisasi. Pedagang yang dipindahkan itu adalah pedagang di Jalan Abu Bakar dan Rel Kereta yang jaraknya terlalu dekat satu sama lain,” ucapnya.

Pemko Bukittinggi telah membuat petak-petak penanda berjarak sekitar dua meter di Jalan Soekarno-Hatta, yang nanti dijadikan lapak bagi pedagang.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini