Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

102.727 Warga Tangerang yang Terdambak Corona Terima Bansos dari Kemensos

Isty Maulidya , Jurnalis-Sabtu, 25 April 2020 |20:15 WIB
102.727 Warga Tangerang yang Terdambak Corona Terima Bansos dari Kemensos
Mensos Juliari Batubara serahkan bansos bagi warga Tangerang yang terdampak corona (Foto : Okezone.com/Isty)
A
A
A

TANGERANG- Sebayak 102.727 warga Kabupaten Tangerang yang terdampak Covid-19 hari ini mulai mendapatkan bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial Nomor 54/HUK/2020 tentang Pelaksanaan Bantuan Sosial Sembako dan Bantuan Sosial Tunai Dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan bahwa setia warga yang sudah terverifikasi terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 rupiah. Bantuan tersebut akan disalurkan selama 3 bulan berturut-turut dengan 2 cara. Pertama, warga mengambil sendiri di kantor Pos Indonesia, dan yang kedua akan dibagikan langsung ke rumah warga.

"Pertama via PT Pos terutama untuk penerima manfaat yang tidak punya rekening di bank, tapi selebihnya langsung dari rumah ke rumah supaya tertib," ujar Mensos saat meninjau pembagian bantuan sosial tunai di Kantor Pos Curug, Sabtu (25/04/2020).

Juliari juga menerangkan bahwa bantuan berupa uang tunai di wilayah Tangerang Raya hanya diberikan kepada warga di kabupaten Tangerang. Sementara untuk warga di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan akan diberikan sembako yang disalurkan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial.

"Jumlah yang terdata di Tangerang Kota dan Tangerang Selatan sebanyak 1,8 juta KK dan akan mendapatkan sembako," terangnya.

Selain itu, Mensos juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyalurkan bantuan. Hal ini dikarenakan agar bantuan tepat sasaran dan dipastikan bahwa penerima merupakan warga yang terdampak Covid-19. Verifikasi data juga diperlukan untuk memastikan warga belum terdaftar di program bantuan yang lain.

"Yang menerima itu yang membutuhkan saja. Pemda yg input data ke kita, kita cek dengan data terpadu supaya tidak double. Kalau dapat PKH kita hilangkan datanya, begitu juga kalau dapat kartu sembako tidak dapat bantuan lagi," pungkasnya.

Baca Juga : Begini Awal Mula Corona Masuk ke Provinsi Banten

Diketahui hingga saat ini, pelaksanaan Bansos Tunai telah disalurkan melalui Pos Indonesia kepada sejumlah KPM di beberapa wilayah PSBB, yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang.

Penyaluran tersebut telah dilaksanakan mulai tanggal 22 April 2020. Sementara untuk wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Bekasi akan diberikan Bantuan Sosial Sembako oleh Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement