"Karena wabah covid ini sepertinya tidak akan selesai 1–3 bulan atau akhir tahun. Jadi, saya minta kepada regulator agar memikirkan sebulan ini supaya kita dapat SOP baru untuk AKAP dan pariwisata," katanya.
Hal senada dikatakan Pengurus Organda Surabaya, Nanda. Ia menyebut pemerintah abai terhadap nasib mereka, maka diprediksi akan terjadi krisis ekonomi besar. Sebab, usaha transportasi umum itu dapat menyerap besar tenaga kerja.
"Corona ini memberikan pelajaran berharga terkait dengan kesiapan kita menghadapi kondisi yang serba-tidak menentu," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani mengatakan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dengan situasi yang terjadi sekarang. Namun, keputusan yang paling tepat dan cepat adalah melarang PO bus beroperasi demi memutus mata rantai persebaran covid-19.
"Kami pemerintah tentu sangat memerhatikan. Saya kira harus jelas SOP seperti apa? Nanti kita diskusikan lebih detail untuk memastikan teman-teman masih bisa bertahan," ungkapnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.