"Artinya angkanya semakin menurun makin bagus, saya respect," ungkap Istiono.
Sekadar diketahui, diputarbalikkannya kendaraan para warga itu artinya dipulangkan kembali ke rumahnya masing-masing. Mengingat, pemerintah telah resmi melarang mudik atau pulang ke kampung halaman saat corona mewabah.
Menurut Istiono, kendala paling besar jajarannya dalam melalukan penegakan hukum yang persuasif adalah keinginan masyarakat yang tinggi untuk pulang kampung saat Ramadhan atau Lebaran.
"Kendala paling besar adalah harapan dan keinginan dari masyarakat ingin mudik saja yang begitu tinggi," papar Istiono.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.