"Apabila nama tidak ada, bisa melakukan pengajuan melalui RT, RW dan kelurahan. Nantinya akan kembali diverifikasi, diutamakan bagi yang sangat membutuhkan. Kami juga akan menelusuri 20 ribu KK yang tidak ada NIK nya, mungkin ada human error," katanya.
Baca Juga : Ibu Hamil hingga Balita Terjangkit Covid-19 & Satu Desa di Bali Diisolasi
Anggraeny mengemukakan, jika warga tidak mendapatkan bantuan dari APBD Kota Bogor, ada juga bantuan dari pusat dan Provinsi Jawa Barat. Saat ini, kata dia, sudah ada penetapan dari Provinsi Jawa Barat mengenai data Non DTKS KK miskin (by name by address) sebanyak 38.475 KK yang akan dibantu.
"Mengenai data penerima memang akan update terus, tidak kaku. Apalagi ini kejadian baru karena wabah Covid-19, jadi harap dimaklum," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.