Warga Badung yang Kena PHK & Dirumahkan Dapat Insentif Rp600 Ribu Per Orang

Agregasi Balipost.com, · Senin 04 Mei 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 04 244 2208876 warga-badung-yang-kena-phk-dirumahkan-dapat-insentif-rp600-ribu-per-orang-Q2AeuyF45i.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

MANGUPARA – Perkerja yang terkena PHK dan dirumahkan dampak dari pandemic virus corona atau covid-19 di Badung, Bali, mulai mendapatkan kejelasan soal insentif dari pemerintah setempat. Kabarnya skema penerima insentif sudah mengerucut kepada pekerja yang memiliki KTP Badung dengan besaran nilainya Rp600 ribu per orang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker) Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga menjelaskan, pihaknya merumuskan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis). “Mungkin hari ini sudah selesai juklak dan juknis. Baru setelah itu kami akan bawa ke pimpinan,” ujar I.B. Oka Dirga, Senin (4/5/2020).

Meski begitu, Oka Dirga tak menyangkal jika penerima bantuan merupakan pekerja yang ber-KTP Badung. “Iya, bantuan ini untuk pekerja yang ber-KTP Badung. Untuk sementara dari data yang masuk, pekerja asli Badung yang kena PHK sebanyak 84 orang dan 7.603 yang dirumahkan,” terang mantan Kabag Umum Setda Badung ini.

Untuk besaran insentif yang akan diberikan kepada para pekerja yang kena PHK dan dirumahkan belum diputuskan. Namun, besarannya di kisaran Rp 600 ribu per orang. “Lebih pastinya nanti akan disampaikan oleh pimpinan. Mohon nanti juga dibantu mensosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : 159 Tenaga Kerja Migran Indonesia Tiba di Bali

Disinggung total keseluruhan pekerja di Badung yang kena PHK, birokrat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal itu mengungkapkan sebanyak 996 orang. Sementara yang sudah dirumahkan sebanyak 36.775 orang. Mereka berasal dari 464 perusahaan yang tercatat di Badung.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini