"Bantuan itu akan didistribusikan ke kantor kampung dan warga akan menerima pembagian tersebut, ini berhubungan dengan bantuan-bantuan yang berkaitan dengan hal-hal permasalahan Covid-19 yang merebak ke mana-mana," kata Kompol Sarraju.
Ia juga menegaskan, kepada masyarakat agar tidak hanya menuntut ke pemerintah terkait dengan bantuan covid-19. Sedangkan arahan serta anjuran dari pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19, justru tidak dilakukan oleh warga dengan baik.
"Pemerintah konsen berupaya untuk memberikan bantuan, tetapi perlu ingat, warga masyarakat jangan hanya menuntut. Arahan pemerintah untuk tetap di rumah, jaga jarak, perhatikan kesehatan, itu juga harus diikuti ya, supaya ada keseimbangan," tegas Sarraju.
Usai memberikan penjelasan kepada warga yang kemudian dipahami dengan baik, akhirnya membuka blokade jalan bersamaan dengan warga setempat. Warga kemudian membubarkan diri dari lokasi blokade kembali ke rumah masing-masing.
Untuk diketahui, Kabupaten Mimika merupakan daerah di Papua yang jumlah pasien positif covid-19 sangat tinggi. Hingga Senin (4/5) malam, pasien terkonfirmasi positif sebanyak 87 orang dengan jumlah sembuh sebanyak 13 dan meninggal dunia tiga orang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.