Tenaga Medis di Malang Kembali Positif Corona, Total Ada 8 Orang

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 05 Mei 2020 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 519 2209270 tenaga-medis-di-malang-kembali-positif-corona-total-ada-8-orang-MMzcMHXDQz.jpg Petugas medis dengan baju perlengkapan medis menangani pasien yang diduga terinfeksi virus korona di ruang isolasi RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jatim, Sabtu (9/2/2020). (Foto : iNews/Anang Agus Faisal)

KOTA MALANG – Seorang tenaga medis di Kota Malang kembali dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Dengan demikian, di Kota Malang total terdapat 18 pasien positif virus corona hingga Senin 4 Mei 2020 malam.

Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto mengatakan, satu pasien tambahan positif corona terakhir merupakan seorang tenaga medis yang bekerja di salah satu rumah sakit di Kota Malang.

"Yang bersangkutan berjenis kelamin perempuan berusia 34 tahun dugaannya tertular Covid dari pasien yang dirawat," ujar Widianto pada Senin (4/5/2020) malam.

Meski dinyatakan positif terjangkit corona, pasien tersebut hanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena tak ditemukan gangguan kesehatan klinis.

"Yang bersangkutan ini tanpa gejala sehingga hanya dilakukan isolasi mandiri di rumah," ucapnya.

Ilustrasi

Total di Kota Malang, lanjut Widianto, terdapat delapan orang tenaga medis yang dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19 atau virus corona.

"Kalau dengan tenaga bagian gizi maka tenaga medis yang positif Covid ada lima, tiga orang dinyatakan sembuh. Jadi totalnya ada delapan orang," katanya.

Sementara dari 18 orang pasien positif corona di Kota Malang, delapan dinyatakan telah sembuh dan sepuluh lainnya masih menjalani isolasi, baik di rumah sakit maupun rumah pasien.

Baca Juga : Pasutri di Malang Positif Corona, Semua Tetangga 1 RT Diisolasi

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 177 orang. Rinciannya 104 orang dinyatakan sehat atau selesai dalam pengawasan, 61 orang menjalani perawatan, dan sebelas orang meninggal dunia. Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) total terdapat 746 orang.

Baca Juga : Kerumunan Pemuda yang Masih Nekat Nongkrong Dibubarkan Polisi dan Jalani Rapid Test

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini