Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PSBB Makassar Diperpanjang 14 Hari, Petugas Diminta Santun Melayani Masyarakat

Herman Amiruddin , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |16:54 WIB
PSBB Makassar Diperpanjang 14 Hari, Petugas Diminta Santun Melayani Masyarakat
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

MAKASSAR - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan diperpanjang selama 14 hari lagi. Selama PSBB berlangsung, seluruh petugas keamanan dan kesehatan diwajibkan berlaku santun kepada seluruh masyarakat.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, sudah dilakukan evaluasi dan PSBB ke depannya akan diperlakukan dengan cara-cara yang lebih santun.

"Setelah kita rapat, kita evaluasi selama 14 hari, PSBB Makassar ini boleh dikata tingkat kepatuhan kita masih sangat rendah. Sehingga, perpanjangan ini kita lakukan, tapi dengan catatan, pertama semua petugas yang ada di lapangan itu lebih santun, termasuk Satpol PP. Turun bukan untuk marah-marah, tetapi turun untuk melayani," ujar Nurdin, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga: Update Covid-19 6 Mei 2020: ODP 240.726 dan PDP 26.932 

Ia berharap, kalau ada yang keliru diluruskan, ada tidak patuh dibuat menjadi patuh. Hukuman boleh, tetapi tidak dengan kata-kata yang menyakitkan.

"Orang yang dihukum itu butuh sentuhan. Tapi saya berharap, PSBB diperlakukan, ekonomi masyarakat bisa bergerak," harapnya.

Untuk menjaga ekonomi agar bisa terus bergerak, Gubernur Sulsel meminta kepada Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengundang semua pemilik toko di Makassar, terutama yang memiliki karyawan dalam jumlah besar.

"Karena mau lebaran, toko ditutup semua, orang mau belanja di mana? Makanya semua toko, terutama yang punya tenaga kerja banyak ini, harus kita tetap buka, tapi dengan catatan protokol kesehatan harus tetap dijaga. Pakai masker, jaga jarak, di depan ada wastafel, ada hand sanitizer, ada scanner, itu aja. Kita pastikan orang yang masuk di toko tidak ada yang positif, enggak ada yang bermasalah," urainya.

 

Ia juga menyampaikan agar seluruh warga Kota Makassar tidak terlalu panik dengan perpanjangan PSBB ini. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Makassar karena selama PSBB berlangsung ada petugas yang tidak nyaman bagi masyarakat.

"Insya Allah perlakuan ini enggak usah kita panik, enggak usah kita resah, kita sudah melakukan evaluasi 14 hari ini. Iya tentu masih ada oknum-oknum aparat kita, terutama Satpol PP yang berlaku tidak sepantasnya di tengah-tengah masyarakat, itu kita minta maaf," ucapnya.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi yang siram-siram barangnya orang, karena itu sudah dilarang. Langkah yang cocok, kalau ada yang salah kita bicarakan secara persuasif," lanjutnya.

Baca Juga: Polri Akui Ada Masyarakat Lolos Mudik dengan Beragam Modus 

Tugas pemerintah sekarang, kata Nurdin Abdullah, adalah menyelamatkan usaha-usaha yang sudah hampir bangkrut, dan sudah hampir tutup. "Ini harus kita selamatkan. Cara kita selamatkan, kita support, jangan justru tambah dipojokkan," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement