Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR Duga Terjadi Perbudakan Modern Terhadap ABK WNI di Kapal China

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2020 |15:05 WIB
DPR Duga Terjadi Perbudakan Modern Terhadap ABK WNI di Kapal China
Sukamta. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta Pemerintah mengungkap dugaan perbudakan modern terhadap Anak Buah Kapal (ABK) WNI di kapal berbendera China. Sukamta menduga ada praktik modern slavery di kasus meninggalnya ABK di kapal tersebut.

Kasus ini mencuat, setelah video jenazah ABK asal Indonesia dibuang ke laut (dilarung). Dikabarkan, masih ada 14 ABK asal Indonesia yang sedang meminta bantuan hukum, saat kapal China tersebut bersandar di Busan, Korea Selatan.

"Saya lihat yang menimpa saudara kita para TKI yang menjadi ABK di kapal Long Xing 605, Long Xing 606 dan Long Xing 629 sudah mengarah kepada modern slavery," kata Sukamta kepada Okezone, Jumat (8/5/2020).

"Dari enam elemen perbudakan modern, kasus yang menimpa para ABK ini terindikasi memiliki tiga elemen, di antaranya seperti buruh kontrak, pekerja paksa dan perdagangan manusia," sambungnya.

(Foto: Istimewa)

Menurut Sukamta, peristiwa yang dialami para ABK tersebut bukan kasus sederhana. Dia meminta Pemerintah menggandeng Interpol guna menginvestigasi dugaan perbudakan modern terhadap ABK asal Indonesia itu.

Baca juga: Polri Akan Periksa ABK WNI yang Diduga Diperbudak di Kapal China

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement