Kota Tegal Kembali "Hijau", Waspadai Interaksi dengan Daerah Sekitar

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 512 2210881 kota-tegal-kembali-hijau-waspadai-interaksi-dengan-daerah-sekitar-FoMMtL4O5l.jpg Alun-alun Kota Tegal. (Foto: iNews.id)

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi capaian dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tegal. Dia berharap hal itu tidak menjadikan berpuas diri dan bisa tetap dijaga dengan baik.

"Hari ini Kota Tegal yang positif Covid-19 nol. Jadi sebenarnya Kota Tegal bisa disebut kembali 'hijau'. Memang awalnya banyak orang protes dan marah-marah, tapi sekarang kita mendapat hasil yang bagus," kata Ganjar, Kamis 7 Mei 2020.

Baca juga: Pandemi Rawan Gangguan Keamanan, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan 

Menurut dia, pandemi virus corona ini belum selesai sehingga semua harus menjaga agar Tegal tetap "hijau". Oleh karena itu, peran warga untuk berdisiplin sangat dibutuhkan. Melalui kondisi tersebut maka perekonomian bisa kembali bergerak tumbuh.

Ilustrasi virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

"Tidak mudah untuk mempertahankan ini, butuh disiplin dan bantuan masyarakat untuk bersama-sama sadar pentingnya melaksanakan aturan," tambahnya.

Maka itu, sebelum memutuskan untuk melakukan relaksasi, Ganjar wanti-wanti kepada Pemerintah Kota Tegal untuk memberlakukan protokol kesehatan. Jarak diatur, wajib pakai masker, dan kalau melanggar harus ditindak secara hukum.

Baca juga: Positif Corona, Tahanan Kejaksaan Ditolak di Lapas Tasikmalaya 

"Saya juga ingatkan, Kota Tegal ini kiri-kanannya dekat dengan daerah yang masih 'merah' seperti Brebes, Kabupaten Tegal, dan Pemalang. Dikhawatirkan ada interaksi antara masyarakat, sehingga ini harus dijaga dengan baik," jelasnya.

"Saya minta kepada warga Tegal, tolong kalau tidak penting jangan keluar rumah. Kalau terpaksa harus pakai masker dan tetap jaga jarak," tegasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini