Petani Karet di Muara Enim Diserang Beruang Madu hingga Luka Parah

Era Neizma Wedya, iNews.id · Jum'at 08 Mei 2020 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 610 2210838 petani-karet-di-muara-enim-diserang-beruang-madu-hingga-luka-parah-mH8sHEyLjj.JPG Kebun karet lokasi penyerangan petani di Muara Enim, Sumsel (Foto: Ist)

MUARA ENIM - Seorang petani bernama Abdul Wahan (60), warga Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Gunung Megang nyaris tewas diserang beruang madu, saat korban bersama istrinya Rita (55) sedang menyadap karet di kebun miliknya di sekitar Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Kamis 7 Mei 2020 kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang asyik menyadap karet, tiba-tiba saja muncul seekor beruang dan langsung menyerang korban dengan beberapa cabikan dan cakaran. Korban yang saat itu masih sadar berusaha melawan dengan menggunakan alat penyadap karet yang dipgangnya.

Ia pun berhasil lepas dari terkaman beruang tersebut dan berteriak minta tolong. Tak lama kemudian, istri korban dan Erwansyah yang kebetulan kebunnya bertetangga dengan korban tiba di lokai. Keduanya terkejut melihat kondisi korban yang terluka.

Korban lantas menceritakan kronologi penyerangan itu kepada istri dan tetangganya tersebut. Korban lalu dibawa ke Puskesmas Gunung Megang untuk mendapat pertolongan medis.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek di bagian telinga sebelah kiri, dan luka gores di kepala serta kening bekas cakaran, dan luka gores atau cakaran di lengan sebelah kanan. Salah satu warga Desa Lubuk Mumpo, Aidil (45) berharap agar hewan buas tersebut segera diamankan, sebelum menimbulkan korban jiwa.

"Semoga hewan tersebut cepat ditangkap agar tidak membahayakan, karena sebagian warga di sini kerjanya ya berkebun, dengan adanya kejadian ini, tentu saja kami khawatir, takut kalau sampai kejadian serupa terulang lagi. Jangan sampai seperti kejadian harimau di Semendo, sampai ada korban lanjutan," kata Aidil.

Sementara itu Kapolsek Gunung Megang, AKP Herli Setiawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Saat ini korban sudah dibawa ke RS HM Rabain Muaraenim dan rencananya akan dirujuk ke RSMH Palembang," kata Herli.

Pihaknya kata Herli, akan berkoordinasi dengan unsur tiga pimpinan kecamatan (tripika) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Palembang untuk mencari solusi terkait langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya.

"Segera kita akan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait, apakah harus ditangkap dan diamankan atau bagaimana, sehingga masyarakat tidak resah dengan adanya kejadian ini, karena baru inilah ada beruang yang menyerang manusia di wilayah hukum Polsek Gunung Megang," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini