Baca Juga : Seperti Apa Kehidupan Dunia Setelah Wabah COVID-19 Berakhir?
Hal senada juga diungkapkan Ketua Paguyuban Pangkalan LPG Surabaya Barat, Tulus Warsito. Menurutnya, PSBB bukan solusi terbaik. Pemerintah dinilai hanya melihat dari sisi pandemi. Namun tidak melihat ekonomi masyarakat kecil.
"Itu bukan solusi. Coba seandainya pemerintah merasakan bagaimana jadi masyakarat, pasti dia akan protes. Efek PSBB sangat berimbas pada panyalur LPG. Sejak diberlakukannya jam PSBB, tidak ada lagi warung-warung yang berani jualan di malam hari. Omset menurun. Kita boleh jualan, tapi enggak ada yang beli," ucap Tulus.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.