Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perjuangan Mahasiswi Mamasa Naik Gunung Berburu Sinyal demi Ikuti Kuliah Online

Huzair Zainal , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2020 |12:27 WIB
Perjuangan Mahasiswi Mamasa Naik Gunung Berburu Sinyal demi Ikuti Kuliah <i>Online</i>
Mahasiswi asal Mamasa, Sulbar, Nur Karunia (Foto: MNC Media/Huzair Zainal)
A
A
A

MAMASA – Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak luas bagi sendi kehidupan masyarakat, termasuk pada aspek pendidikan. Ya, imbas penutupan sejumlah kampus perguruan tinggi sejak Covid-19 mewabah, aktivitas perkuliahan mau tidak mau dilakukan secara online.

Jika biasanya kuliah dilakukan secara langsung tatap muka dengan dosen, maka sementara ini kuliah digelar secara daring menggunakan aplikasi yang ditetapkan pihak kampus.

Namun, tak selamanya kuliah daring berjalan mulus seperti yang diinginkan. Sebagian mahasiswa di daerah justru kesulitan kuliah online lantaran di desa tempat tinggal mereka sulit mendapatkan sinyal.

Seperti yang dialami mahasiswa di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kebanyakan dari mereka yang tinggal di wilayah pedalaman harus melalui perjuangan berat untuk berburu sinyal.

Nur Karunia, salah satu mahasiswi yang kesulitan berlajar online mengaku harus berjuang keras demi mengikuti kuliah secara daring. Ia bahkan harus naik ke puncak bukit yang berjarak berkilo-kilometer jauhnya dari rumah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement