Densus 88 Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Tasikmalaya

Asep Juhariyono, iNews · Rabu 13 Mei 2020 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 525 2213646 densus-88-geledah-2-rumah-terduga-teroris-di-tasikmalaya-gUfSoOCtlX.jpg Densus 88 Antiteror Polri geledah rumah terduga teroris di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). (Foto : iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA – Sejumlah anggota Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri bersama jajaran Polres Tasikmalaya Kota, menggeledah dua rumah terduga jaringan teroris dengan inisial MR (45) di Kelurahan Sukamaju Kaler, dan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada Rabu (13/5/2020).

Sejumlah anggota polisi dengan senjata lengkap langsung turun dari mobil dan berjalan ke rumah salah satu terduga teroris, dengan didampingi dan disaksikan petugas RT dan RW setempat.

Saat menggeledah salah satu rumah, petugas menemukan senjata rakitan berbentuk mirip senjata senapan angin yang sudah dimodifikasi, dengan pelurunya anak panah, sejenis sumpit, serta dua papan target yang terpasang di bagian lorong samping rumahnya. Barang-barang tersebut pun disita petugas.

Menurut Cucu Hermawan yang merupakan ketua RT 01 RW 10 Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, salah seorang warganya ditangkap Tim Densus 88 pada Senin 11 Mei 2020.

Densus 88 geledah dua rumah terduga teroris di Tasikmalaya (iNews Asep/Juhariyono)

"Benar, ini adalah rumah MR, yang berprofesi sebagai guru pengajar di salah satu pondok pesantren di Tasikmalaya. Selain itu kalau di kampung sini suka menjadi guru ngaji saat pengajian di masjid. Saat itu sejumlah petugas berpakaian preman yang mengaku dari Densus sudah membawa terduga. Sekarang banyak polisi berseragam langsung menggeledah rumah keluarganya di sini dan satu lagi rumah di kelurahan tetangga yang dijadikan tempat istirahatnya," kata Cucu kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Saat ini Cucu diminta hadir bersama petugas kepolisian untuk menyaksikan proses penggeledahan kedua rumah tersebut.

Petugas menyita beberapa barang bukti berupa senjata rakitan berpeluru busur panah dan sejumlah buku catatan. "Tadi barang buktinya sudah diamankan. Warganya yang diamankan selama ini suka aktif di kegiatan-kegiatan keagamaan di kampung ini," ucap Cucu.

Densus 88 sita barang bukti dari rumah terduga teroris di Tasikmalaya. (Foto : iNews/Asep Juhariyono)

Sementara itu menurut Kokom (61), MR diketahui kesehariannya bekerja sebagai guru ngaji dan tukang air mineral galon serta kopi seduh di rumahnya.

Ia tak menyangka kalau tersangka diduga ada kaitannya dengan teroris dan ditangkap Tim Densus 88.


Baca Juga : Densus 88 Sita Busur Panah hingga Buku Jihad dari Terduga Teroris di Pandeglang

Kokom melihat selama ini MR jarang bergaul dengan warga sekitar, tapi aktif di masjid. “Dia sudah lama tinggal di kampung kami, dan aslinya dia warga Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya,” tuturnya.


Baca Juga : Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Serang Banten

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini