Tekan Penyebaran Covid-19, Tenaga Kerja Asing Dilarang Masuk Sumsel

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 14 Mei 2020 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 610 2213815 tekan-penyebaran-covid-19-tenaga-kerja-asing-dilarang-masuk-sumsel-5xafNcXmtT.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

PALEMBANG - Salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas, yakni dengan melarang kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) hingga waktu yang belum ditentukan.

Langkah itu sudah dikoordinasikan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dengan pemerintah daerah dan pihak imigrasi.

"Sudah saya minta imigrasi yang bertugas di pintu-pintu masuk Sumsel agar menolak atau melarang warga asing yang sifatnnya tenaga kerja," kata Herman Deru, Rabu 13 Mei 2020.

Selain itu, kebijakan tersebut akan dituangkan dalam surat imbauan yang nantinya akan disampaikan ke pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di Sumsel. Hal itu pun berlaku sampai kondisi terkait penyebaran wabah ini dianggap telah memungkinkan kembali.

"Apalagi dalam waktu dekat Palembang dan Prabumulih akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," katanya.

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan PSBB nanti, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk memperketat penjagaan di setiap pintu masuk Sumsel, termasuk juga 'jalur tikus' yang banyak berada di daerah perairan.

Ilustrasi

"Saya juga sudah meminta kepala daerah yang besangkutan agar segera membahas masalah ini bersama tokoh agama, Kemenag dan lainnya, agar dapat merumuskan kebijakan terkait kegiatan keagamaan selama PSBB," katanya.

Sementara, Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan mengatakan, pihaknya akan mengerahkan 1.000 personel dari setiap batalion yang ada di Sumsel untuk membantu penjagaan selama pelaksanaan PSBB.

"Sudah kita siapkan, untuk penempatannya nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan dari gugus tugas," katanya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengaku sudah menyiapkan pasukan dalam upaya melakukan pengamanan selama pemberlakukan PSBB di palembang dan Prabumulih.

"Saat ini sudah ada sekitar 1.600 personel yang siaga di Palembang dan Prabumulih. Jika kurang kita akan melakukan pergeseran personil dari Polda Sumsel," ucap Eko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini