Pulau ini adalah rumah bagi hotel yang dioperasikan oleh para pemimpin industri seperti Marriott International, Wyndham Hotels & Resorts dan Hilton Worldwide Holdings.
Menurut data resmi, pandemi Covid-19 membuat kedatangan turis asing merosot 22 persen menjadi 1,04 juta pada kuartal pertama dibandingkan. Pulau itu menerima rekor 6,2 juta wisatawan asing tahun lalu.
"Orang Bali juga menyadari bahwa pariwisata adalah sumber kehidupan mereka, jadi kita perlu menjaga diri kita sendiri untuk mendapatkan kepercayaan dan kepercayaan dari para pengunjung," kata Wijaya.
"Itu mungkin perbedaan utama yang dibandingkan Bali dengan daerah lain."
(Rahman Asmardika)