Raja Yordania: Akan Ada Konflik Besar jika Israel Caplok Tepi Barat

Rachmat Fahzry, Okezone · Sabtu 16 Mei 2020 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 16 18 2215114 raja-yordania-akan-ada-konflik-besar-jika-israel-caplok-tepi-barat-k8XxjKddrz.jpg Raja Abullah II. (Foto/Wikimedia Commons)

AMMAN - Raja Yordania memperingatkan Israel tentang "konflik besar-besaran" jika itu melanjutkan dengan rencana untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan akan mencaplok beberapa pemukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan pada awal Juli. Orang-orang Palestina dengan keras menentang gagasan itu.

Foto/AFP

Raja Yordania Abdulla II, dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh Der Spiegel, mengeluarkan peringatan keras atas rencana Israel.

"Para pemimpin yang menganjurkan solusi satu negara tidak mengerti apa artinya itu," katanya mengutip Al Jazeera, Sabtu (16/5/2020).

"Apa yang akan terjadi jika Otoritas Nasional Palestina runtuh? Akan ada lebih banyak kekacauan dan ekstremisme di wilayah itu. Jika Israel benar-benar mencaplok Tepi Barat pada Juli, itu akan menyebabkan konflik besar-besaran dengan Kerajaan Hashemite Yordania," katanya.

Jordan adalah sekutu dekat Barat dan satu dari dua negara Arab yang telah menandatangani perjanjian damai dengan Israel. Abdullah menolak untuk mengatakan apakah aneksasi akan mengancam perjanjian itu.

"Saya tidak ingin membuat ancaman dan menciptakan suasana perselisihan, tetapi kami sedang mempertimbangkan semua opsi. Kami setuju dengan banyak negara di Eropa dan komunitas internasional bahwa hukum kekuatan tidak boleh diterapkan di Timur Tengah," katanya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini