Jasad Dua Bayi Kembar Ditemukan di Tumpukan Sampah

Kuntadi, Koran SI · Minggu 17 Mei 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 17 510 2215444 jasad-dua-bayi-kembar-ditemukan-di-tumpukan-sampah-U3NRMbgFhf.jpg (Foto: Shutterstock)

BANTUL – Mayat bayi kembar perempuan yang baru saja dilahirkan ditemukan di tumpukan sampah di areal tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Minggu (17/5/2020). Dua orok bayi ini ditemukan pemulung, usai truk pengangkut sampah menuangkan muatan.

Mayat bayi ini pertama kali ditemukan oleh Tumiyem, salah seorang pemulung. Begitu ada sebuah mobil dump truk menuangkan sampah, saksi langsung mengais sampah untuk mencari barang yang bernilai ekonomi. Namun saksi justru dikagetkan dengan temuan orok bayi perempuan.

“Masih ada bercak darahnya, awalnya dikira mayat babi karena putih,” ujar Ny Muji, saksi yang lain.

Temuan inipun dilaporkan kepada pemulung yang lain, dan diangkat dari tumpukan sampah. Saat itulah warga dibuat kaget karena masih ada satu mayat bayi yang tali pusarnya masih menyatu. Bayi ini kembar dengan tali pusar yang saling berhubungan.

“Tali pusarnya itu masih menyatu, bayinya kembar,” katanya.

Saat ditemukan bayi malang ini tidak dibungkus apapun dan bercampur dengan sampah. Oleh para pemulung kemudian dibawa ke gardu yang biasa dipakai untuk istirahat. Temuan inipun dilaporkan ke petugas kepolisian.

Tim Inafis SatReskrim Polres Bantul bersama dengan tim medis dari Puskesmas Piyungan yang datang langsung melakukan pemeriksaan. Bayi ini diketahui berjenis kelamin perempuan. Diperkirakan bayi ini meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan.

“Kedua bayi ini berjenis kelamin perempuan dan saat ditemukan tidak terbungkus apapun,” ujar pejabat sementara (Ps) Kanit Reskrim Polsek Piyungan, Iptu Wahyu TW.

Dari keterangan saksi, truk pengangkut sampah ini baru saja mengambil sampah di wilayah Yogyakarta. Tepatnya di depo sampah di wilayah Pringgokusuman.

“Kalau kondisi bayinya normal, sudah waktunya dilahirkan,” katanya.

Hingga kini petugas Satreskrim Polres Bantul masih melakukan penyelidikan. Bayi ini diperkirakan usianya 38 minggu dengan panjang 47 cm dengan berat masing-masing 2,7 kilogram.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini