Pelaku Bully Bocah Penjual Jalangkote Harus Disanksi Tegas, Ini Alasannya

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 19 Mei 2020 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 340 2216261 pelaku-bully-bocah-penjual-jalangkote-harus-disanksi-tegas-ini-alasannya-1foYlS0YxG.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Aparat diminta memberikan sanksi tegas kepada delapan orang pelaku perundungan atau bullying kepada seorang bocah penjual jalangkote di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Psikolog Intan Erlita berharap, sanksi tegas tersebut bisa memberikan efek jera bagi para pelaku bullying. Menurut dia, aksi bullying akan terus terjadi bila hukuman kepada pelaku ringan.

"Ini menjadi pembelajaran kesekian kalinya jadi kalau kita melihat orang yang lebih lemah dari kita atau lebih muda dari pada kita, terus kita bisa melihat dia sebagai objek bullyan, harusnya sih tidak dilakukan lagi," ujar Intan kepada Okezone, Selasa (19/5/2020).

"Karena sudah banyak case akhirnya pelaku bully itu menjadi tersangka dan satu lagi kasus menjadi viral si pelaku akhirnya ditangkap," tambahnya.

Baca juga: Perundung Pedagang Jalangkote Balik Kena Bully saat Ditangkap Polisi

Intan juga meminta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada bocah penjual Jalangkote tersebut. Sehingga, korban bisa kembali percaya diri dan tidak depresi dengan mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat.

"Dan korban tidak trauma dengan kejadian itu. Kalau yang saya lihat korban banyak mendapat perhatian, itu otomatis akan membuat percaya diri. Dan itu positif," tuturnya.

Intan juga menenkankan agar para pelaku bullying juga diberikan perhatian dan penanganan khusus. Pasalnya, kata dia, pelaku bullying biasanya berasal dari lingkungan yang keras.

"Buat pelaku harus mendapatkan hukuman sesuai porsinya, dan mendidik agar dia jera dan tidak menunggulanginya lagi. Para pelaku juga harus ditelesuri bisanya dia berbuat seperti itu karena lingkungannya keras. Dan dia juga harus mendapatkan treatment agar tidak menjadi pelaku bullying," tandasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini