“Kami dicuekin, warga pun kesal karena tidak ada Pemdes yang hadir dan menjelaskan persoalan BLT. Padahal sudah dua malam warga menanyakan terkait BLT, tapi tidak ada sama sekali jawaban dari Pemerintah Desa,” jelasnya.
Ia menilai BLT yang disalurkan tidak tepat sasaran. “Anehnya malahan yang dapat bantuan adalah warga yang dianggap cukup mampu, "pungkasnya.
Baca Juga: Situasi Kondusif, Polisi Usut Kasus Pembakaran Posko Covid-19 dan Perusakan Kantor Kades
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.