Sederet Bantuan yang Diterima Bocah Penjual Jalangkote Korban Bullying

Herman Amiruddin, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 06:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 609 2216772 sederet-bantuan-yang-diterima-bocah-penjual-jalangkote-korban-bullying-cyGOkfjeJv.jpg Bocah penjual jalangkote yang menjadi korban bullying mendapatkan bantuan dan hadiah dari sejumlah pihak. (Foto : Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR – Berbagai bantuan berdatangan ke rumah R, bocah yang sehari-hari berjualan kue jalangkote atau gorengan dan putu di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, usai di-bully sekelompok pemuda.

Anak itu terus mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban keluarganya. Ia mendapatkan hadiah berupa beasiswa pendidikan selama tiga tahun dan satu motor listrik dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Ia juga mendapat beasiswa pendidikan Rp500 ribu per bulan.

Anak dari pasangan Muzakkir dan Dahlia tersebut mendapat beasiswa dari sumbangan pribadi Nurdin Abdullah. Sementara satu motor listrik merek BF ini sumbangan dari Koran Sindo Makassar, yang diserahkan langsung gubernur.

Selain itu, berdasarkan pantauan Okezone di rumahnya di Kecamatan Ma'Rang Kabupaten Pangkep, sejak kemarin Senin 18 Mei hingga hari ini, bantuan dan hadiah terus berdatangan.

Bocah 12 tahun itu mendapatkan hadiah 5 sepeda dari dermawan dan pejabat di Sulawesi Selatan, plus hadiah token listrik selama 2 tahun dari PLN Wilayah Sulawesi Selatan, meja belajar dan handphone.

Selain itu, Ibu R, Dahlia, mendapatkan bantuan uang tunai. Selain dari Sulawesi Selatan, bantuan juga datang dari luar, seperti dari Bau-bau, Sulawesi Tenggara, Kalimantan, Jawa, dan para pejabat di Ibu Kota Jakarta.

Bocah penjual jalangkote yang menjadi korban bullying menerima sederet bantuan dan hadiah dari sejumlah pihak. (Foto : Okezone.com/Herman Amiruddin)

Banyaknya bantuan yang datang membuat Dahlia merasa terharu atas kebaikan orang-orang telah membantu anaknya.

"Saya terharu. Bahagia juga, sedikit sedih juga kalau ku ingat anakku. Ya terima kasih banyak yang bantu anak saya. Bantuan ada uang, ada sepeda sembako," kata Dahlia kepada Okezone, Selasa (19/5/2020).

Sementara seorang anggota DPRD Sulsel, Andi Nirawati mengatakan, bantuan yang disumbangkan kepada keluarga anak itu semata-mata untuk berbagi kebahagiaan jelang Lebaran.

"Itu hanya hadiah Lebaran ya, paket Lebaran. Mudah mudahan kita berharap Lebarannya tidak sepi dan ia pun tidak berjualan tetap bisa menikmati Lebaran. Kita berharap keluarganya tidak bersedih dan ini semoga dijadikan motivasi ke depan memperhatikan si anak," kata Andi Nirawati.

Lain lagi yang diungkapkan Komandan Kodim 1421 Pangkep, Letkol Inf Andi Sabaruddin. Ia mengatakan, banyaknya bantuan yang datang ke rumah anak korban bullying itu, kemungkinan doa orangtuanya dikabulkan di bulan suci ramadan.

"Keluarga yang bersangkutan mudahan-mudahan bermanfaat. Mungkin doanya di bulan puasa doanya dikabulkan Tuhan. Jadi banyak dari warga yang di luar masyarakat Pangkep yang bersimpati dengan yang anak kita," kata Letkol Inf Andi Sabaruddin kepada Okezone saat ditemui usai memberikan hadiah berupa sepeda.

Bocah penjual jalangkote yang menjadi korban bullying menerima sederet bantuan dan hadiah dari sejumlah pihak. (Foto : Okezone.com/Herman Amiruddin)

Selain itu, bantuan juga datang dari pihak PLN melalui Yayasan Baitul Mal (YBN). Manager PLN UP3 Makassar Utara Yuli Ashaniais Ramadhani, berujar dalam hal ini YBN mewakili PLN induk Wilayah Sulsel memberikan bantuan.

"Jadi kami datang ke sini pada prinsipnya adalah sebagai wujud empati kita dan simpati kami PLN atas kejadian yang menimpa ananda. Tentunya ini membuat kita semua bukan hanya PLN yang notabene yang menjadi yang begitu viral, ini sebagai wujud kita masyarakat yang turut dirasakan apa yang dirasakan keluarga R," kata Yuli Ashaniais Ramadhani kepada Okezone saat ditemui.

Baca Juga : Jadi Korban Perundungan, Bocah Penjual Jalangkote Banjir Dukungan


"Tentunya saya juga memiliki anak itu saya kembalikan pada diri saya pada saat anak saya di-bully seperti itu. Kita datang ke sini semata-mata sebagai wujud empati kami,” ucapnya.

Baca Juga : Pelaku Bully Bocah Penjual Jalangkote Harus Disanksi Tegas, Ini Alasannya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini