JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat hanya ada 195 ribu orang yang menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek, hari ini. Jumlah itu akumulasi dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB di seluruh stasiun Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).
"Hingga pukul 18.00, ada 195 ribu penumpang. Betul itu untuk seluruh rangkaian KRL Jabodetabek dari pagi sampai 18.00," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2020).
Sekadar informasi, KRL Jabodetabek hanya beroperasi selama 12 jam pada hari ini. KRL hanya beroperasi mulai dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Jam operasional itu sesuai dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Hari Ini KRL Beroperasi hingga Pukul 18.00 WIB
Anne sempat mengingatkan agar pengguna KRL tetap menerapkan protokoler kesehatan sesuai anjuran pemerintah dalam penanganan Covid-19. Beberapa protokoler kesehatan itu diantaranya, para penumpang KRL diwajibkan untuk menggunakan masker.
"Pengguna tetap diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan suhu tubuh dan memanfaatkan fasilitas wastafel tambahan yang ada di stasiun untuk cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah naik KRL," kata Anne.
PT KCI juga mengimbau pengguna KRL agar tidak berkomunikasi secara langsung atau menggunakan telepon genggam selama berada di dalam kereta. Imbauan itu sebagai upaya tambahan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selain penerapan protokol kesehatan dan jaga jarak.
"Hal ini mengingat penularan virus corona adalah melalui droplet atau cairan yang dapat keluar dari mulut dan hidung saat kita batuk, bersin, maupun berbicara," imbuhnya.
Baca Juga: Malam Hari, Penumpang KRL Arah Jakarta Kota Terpantau Padat
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah memperpanjang pemberlakuan PSBB hingga 4 Junir 2020. PT KCI berharap agar masyarakat selalu mengikuti anjuran pemerintah yakni tetap berada dirumah. Kata Anne, KRL yang disiapkan PT KCI hanya diperuntukkan bagi warga yang benar-benar membutuhkan transportasi umum.
"KRL masih beroperasi hanya untuk mereka yang benar-benar memiliki kebutuhan mendesak dan dikecualikan dalam PSBB. Anjuran dan ketentuan tersebut tentu memerlukan kerja sama dan disiplin dari masyarakat, termasuk para pengguna KRL agar dapat efektif dalam menghambat penyebaran Covid-19," ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.