Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat : Sekolah Harus Terapkan Protokol Kesehatan Jika Kembali Dibuka

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Rabu, 27 Mei 2020 |14:46 WIB
Pengamat : Sekolah Harus Terapkan Protokol Kesehatan Jika Kembali Dibuka
Ilustrasi (Dok Okezone/Dede Kurniawan)
A
A
A

JAKARTA – Pengamat Pendidikan Muhammad Abduhzen mengungkapkan sekolah harus menerapkan protokol kesehatan jika nantinya kegiatan belajar-mengajar sudah mulai dibuka kembali. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan kebijakan new normal pada awal Juni 2020.

Sementara itu sekolah kabarnya akan dibuka kembali pada Juli 2020, meskipun belum diketahui secara pasti kapan tanggalnya.

“Perilaku positif yang aman (mengikuti protokol kesehatan) tetap harus dijalankan. Selain itu, sekolah juga dapat menjadi satu tempat yang memperkuat aturan new normal ini. Bukan justru melonggarkan, tapi jadi satu semacam hidden kurikulum atau kurikulum tidak tertulis. Nantinya protokol kesehatan menjadi habit atau kebiasaan baru yang dikokohkan," kata Abduhzen kepada Okezone, Rabu (27/5/2020).

Sekolah juga perlu menyiapkan fasilitas yang menunjang seperti tempat cuci tangan, disinfektan, dan menggunakan masker. Abduhzen mengingatkan tidak hanya menerapkan protokol kesehatan, sekolah perlu menanamkan nilai praktis yakni menyelamatkan diri dan orang lain di situasi pandemi sekarang ini.

Meskipun demikian, Abduhzen menilai, untuk saat ini risiko Covid-19 masih tinggi sehingga kurang aman untuk membuka sekolah dalam waktu dekat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement