Francisco, mengatakan penangkapan Deakin mengarah pada penyitaan sejumlah besar bukti digital terkait dengan eksploitasi seksual online anak-anak di Filipina. Agen-agen Francisco juga menemukan pakaian dalam anak-anak, sepatu balita, kamera, tali pengikat, pipa narkotik, dan tumpukan hard drive serta album foto di flat tempat tinggal Deakin.
Deakin berasal dari Peoria, Illinois, dan telah berada di Filipina sejak tahun 2000. Dia mengklaim dalam sebuah wawancara tak lama setelah penangkapannya bahwa dia tidak membuat video anak-anak.
International Justice Mission yang bermarkas di Washington DC mengatakan para pekerja sosialnya telah membantu membawa delapan korban Deakin ke pemulihan. Badan itu mengatakan bahwa salah satu korban Deakin menyambut baik putusan pengadilan itu “karena dengan begitu Deakin tidak lagi dapat menjadikan orang lain sebagai korbannya.”
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.