Penambahan anggaran itu dilakukan untuk membeli APD bagi petugas penyelenggara pemilu seperti masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah, tong air, sabun cuci tangan, tisu hingga cairan disinfektan.
Arief menjelaskan, dalam anggaran tambahan tersebut pihaknya berencana menambahkan anggaran kebutuhan lain seperti alat coblos sekali pakai hingga tinta.
"Anggaran yang akan kita lakukan revisi itu pertama kami belum cantumkan alat coblos sekali pakai, kami ingin menghindari paku dipakai berulang kami berfikir sekali coblos," kata Arief.
Kedua tinta kata Arief, sebab biasanya kita memasukkan satu tinta secara beramai-ramai hal itu berbaha untuk masyarakat ditengah corona.
"Kemungkinan ada dua pakai tetes oleh petugas, kedua pakai spray tangannya di semprot," tandasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.