Sri Sultan Ingatkan New Normal Bukan Bebas Beraktivitas

krjogja.com, · Sabtu 30 Mei 2020 13:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 30 510 2221998 sri-sultan-ingatkan-new-normal-bukan-bebas-beraktivitas-IYzRuB4NT6.jpg Sri Sultan Hamengkubuwono X

YOGYA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan meski nantinya ‘New Normal’ diterapkan di Yogyakarta, bukan berarti masyarakat bisa bebas dan tidak menaati protokol kesehatan. Masyarakat tetap sadar kesehatan dan pemerintah daerah juga akan melakukan pemantaun pelaksanaan secara ketat.

”Karena pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan. Misalnya hotel dan restoran dipastikan bisa mengontrol penyebaran Covid-19 di areanya. Mulai dari mengkondisikan untuk pengunjung bisa menjaga jarak, melengkapi fasilitas cuci tangan, pembersihan berkala untuk fasilitas yang banyak dipegang orang, dan seterusnya. Kalau enggak sanggup seperti itu, dikhawatirkan jadi persoalan baru,” ujar Sultan seperti dilansir dari KRJogja, Sabtu (30/5/2020).

Sejauh ini sejumlah persiapan terkait dengan pelaksanaan ‘New Normal’ terus dilakukan oleh Pemda DIY. Tetapi, sebelum memutuskan untuk memberlakukan ‘New Normal’ harus dilihat terlebih dahulu perkembangan kasus Covid-19 di DIY, apakah sudah melandai atau belum. Pasalnya ketika DIY sudah memasuki era new normal, ada banyak hal yang perlu diperhatikan.

Baca Juga : Belajar dari Jerman, Para Pimpinannya Tak Ada yang Remehkan Corona

”Rencananya Selasa (2 Mei 2020) besok masih akan dilakukan pertemuan dengan asosiasi, karena kami tidak akan tergesa-gesa dalam memutuskan new normal," ujarnya.

"Jadi perkembangannya kasusnya bagaimana perlu dicermati, termasuk yang di RS. Harapan kita kan kasusnya negatif semua jangan ada yang positif dalam arti yang PDP dan sebagainya. Kalau itu sudah memungkinkan turun dan diyakini tidak fluktuatif, baru kita bisa diberlakukan ‘New Normal’,” kata Sultan.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini