Demo Damai Kematian George Floyd, Polisi dan Pedemo Berlutut Doa Bersama

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 01 Juni 2020 17:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 01 18 2222902 demo-damai-kematian-george-floyd-polisi-dan-pedemo-berlutut-dan-doa-bersama-VmtLs8QDea.jpg Polisi Miami-Dade dan pedemo berlutut serta berdoa bersama tuntut kematian George Floyd. (Foto/CBS)

MIAMI - Beberapa demonstrasi berubah menjadi kekerasan dipicu kematian pria kulit hitam oleh polisi kulit putih, ada juga momen yang memicu persatuan. 

Di Coral Gables, ratusan orang melakukan protes secara damai termasuk sesi tanya jawab dengan polisi, dan diakhiri dengan doa. 

Foto-foto demonstran dan polisi berlutut dengan kepala tertunduk adalah salah satu cara untuk melawan rasisme. 

Ketua Asosiasi Polisi Miami-Dade, dalam aksi solidaritas dengan para demonstran, berlutut saat seseorang pemimpin kelompok berdoa bersama. 

Para demonstran, yang menentang kematian George Floyd, memegang poster dan meneriakkan "Kehidupan [Warga Kluit] Hitam itu penting!" 

Serta “Tidak ada keadilan, tidak ada kedamaian. Tidak ada polisi rasis. " 

"Itu bisa jadi ayahku," kata salah seorang pria di sana mengutip CBS Miami, Senin (1/6/2020). 

Foto/CBS

Kepala polisi di Miami-Dade menjawab pertanyaan dan berbicara kepada para pedemo. 

"Tuan-tuan, saya berdiri untuk membawa keadilan, sama seperti yang Anda minta," kata Kepala Kepolisian Key Biscayne. 

Sementara Kepala Polisi Coral Gables, Ed Hudak mengatakan dia dan koordinator demo akan melanjutkan pembicaraan untuk menjaga dialog tetap berjalan. 

Kepala polisi mengakui perlunya pelatihan yang lebih baik dan meninjau protokol. 

Video yang beredar sebelumnya memperlihatkan seorang petugas polisi kulit putih di Kota Minneapolis menggunakan lututnya untuk menekan leher George Floyd ke tanah.Floyd mengerang "tolong, saya tak bisa bernapas" dan "jangan bunuh saya" sementara itu orang-orang yang lewat menyerukan kepada para petugas untuk melepaskannya.

George Floyd lalu berhenti bergerak, dan ambulans tiba untuk membawanya ke rumah sakit. Tak lama Floyd meninggal di sana.

Kematian Floyd menyalakan kembali kemarahan pada perlakuan polisi terhadap orang keturunan Afrika-Amerika.

Protes atas kematiannya telah berubah menjadi kerusuhan, mendorong kota-kota besar untuk memberlakukan jam malam.

Derek Chauvin, petugas polisi yang menindih leher George Floyd, kini telah dipecat dari kepolisian.

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini