Refleksi Hari Lahir Pancasila, Khofifah: Dalam Situasi Darurat Kita Tak Boleh Egois

Syaiful Islam, Okezone · Senin 01 Juni 2020 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 519 2222688 refleksi-hari-lahir-pancasila-khofifah-dalam-situasi-darurat-kita-tak-boleh-egois-30qAPO33n5.jpg Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA - Hari lahir Pancasila hendaknya jadi momentum memperkuat solidaritas dan gotong royong saat pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menyambut Hari Lahir Pancasila ke-75 pada 1 Juni 2020.

"Dalam situasi darurat seperti ini tidak boleh egois, hanya memikirkan diri sendiri dan kepentingan pribadi dan kelompok. Kita semua bersaudara, kita semua juga mau situasi darurat ini segera usai," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Senin (1/6/2020).

Menurut Khofifah, pandemi menguji solidaritas semua anak bangsa. Jika tetap mengedepankan ego pribadi, maka dapat dipastikan pandemi ini sulit berakhir lantaran kurva pasien positif Covid-19 masih terus merangkak naik.

Baca juga: Presiden Jokowi: Nilai Pancasila Harus Mewujud dalam Keputusan Pemerintah

Seluruh rakyat Indonesia, bahkan dunia tidak terkecuali merasakan dampak dari adanya pandemi ini. Maka dari itu, dirinya meminta pihak-pihak yang mampu untuk turut membantu sesama masyarakat yang membutuhkan bantuan. Solidaritas harus diutamakan tanpa melihat pembatasan ras, budaya, daerah, suku, dan agama.

Khofifah Indar Parawansa.

"Corona tidak pilah-pilih akan menjangkiti siapa. Artinya siapapun bisa terinfeksi corona. Ayo saling bahu membahu mengatasi persoalan ini. Beberapa kali sudah pernah saya sampaikan, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Kita harus kerja keras bergotong royong," tuturnya.

Khofifah menambahkan, semangat gotong royong adalah intisari dari Pancasila. Semangat kebersamaan dan solidaritas sosial khas Indonesia ini adalah bagian dari ruh Indonesia sebagai bangsa.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini