Adapun hal lain yang dibahas Presiden dan para tokoh lintas agama adalah pelaksanaan ibadah Haji 2020. Sebagaimana diketahui, Kementerian Agama telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan haji tahun ini. Hal tersebut juga telah mendapat dukungan dari organisasi Islam di Tanah Air.

“Sesuai ketentuan Islam, keamanan adalah salah satu syarat utama pelaksanaan ibadah haji. Demi kemasalahatan bersama, ada baiknya Pemerintah Indonesia mempertimbangkan dengan seksama untuk tidak menyelenggarakan ibadah Haji 1441 H,” sebagaimana tercantum dalam pernyataan tertulis Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Adapun tokoh lintas agama yang hadir antara lain Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmi Faishal Zaini; Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti; Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Muhyiddin Junaidi; Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Gomar Gultom; Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Bapak Ignatius Kardinal Suharyo; Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya; Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Arief Harsono; dan Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), Xs. Budi Santoso Tanuwibowo.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.