Jawaban Bijak Suami-Istri saat Ditanya Soal Haji 2020 Batal

Saufat Endrawan, iNews · Kamis 04 Juni 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 525 2224663 jawaban-bijak-suami-istri-saat-ditanya-soal-haji-2020-batal-SdIB8k18jb.jpg Suami-istri batal berangkat haji karena corona. Foto: iNews

BANDUNG - Menunggu hingga delapan tahun tapi ternyata batal berangkat haji karena pandemi virus corona (Covid-19). Itulah yang dihadapi Ihat Yunengsih bersama suaminya, Dadi Barliana.

Warga Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tersebut merupakan pasangan guru. Mereka tak jadi berangkat karena Kementerian Agama (Kemenag) sudah memastikan haji 2020 bagi warga Indonesia batal.

Padahal Ihat dan Dadi sudah menjalani serangkaian imunisasi agar tubuh sehat saat menunaikan haji. Bahkan keduanya sudah membeli segala keperluan haji termasuk pakaian.

Ketika ditanya bagaimana sikapnya terhadap pembatalan ini, Ihat menjawabnya secara bijak. Ihat mengatakan dirinya memang sedih, tapi menurutnya keputusan ini sudah baik guna menghindari Corona.

Baca Juga: Cerita Pedagang Sayur Berusia 80 Tahun yang Batal Naik Haji 

“Ya kita sedih, tapi bagaimana itu ya, kalau dipaksakan gitu, itu tidak akan benar,” ucapnya pada Kamis (4/6/2020).

“Dengan kondisi seperti ini kita bersyukur tidak pergi juga. Walaupun dalam hati kecil benar-benar harus muhasabah,” tambahnya.

Sedangkan suaminya, Dadi Barliana Dirgawan menuturkan, meski batal berangkat pada 2020 ini, ia tidak akan mengambil uang pelunasan haji. Ia sabar menunggu untuk berangkat pada 2021 mendatang.

Baca Juga: Kisah Erika, Sejak Remaja Ingin Naik Haji tapi Tertunda karena Corona 

“Jika diambil dulu, belum tentu uangnya aman, dan khawatir terpakai dan antreannya juga panjang,” ucapnya.

Lebih lanjut pasangan suami-istri ini merupakan dua dari 2.492 jamaah haji asal Kabupaten Bandung yang terdaftar di Kemenag.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini