Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

30 Tahun Menabung, Impian Tukang Pijat Naik Haji Kandas karena Corona

Muhammad Rosyadi , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2020 |09:35 WIB
30 Tahun Menabung, Impian Tukang Pijat Naik Haji Kandas karena Corona
Sarwiyah (73) pasrah tak bisa berhaji tahun ini karena Covid-19 (Okezone.com/Rosyadi)
A
A
A

 

Dari keuntungan usahanya itu, Sarwiyah kemudian menabung dengan cara mengikuti arisan bersama warga lainnya selama lima tahun. Dari hasil arisan itu, oleh Sarwiyah dibelikan perhiasan emas.

"Dapat arisan Rp2,5 juta, itu semuanya dibelikan emas. Dulu harga emas per gramnya masih murah cuma Rp100 ribu," katanya.

Pada 2012, emas hasil dari usahanya tersebut dijual untuk dipergunakan mendaftar diri berangkat haji. Dari hasil penjualan emas sebesar Rp25 juta kemudian disetorkan. Sisanya, Sarwiyah mencari dengan mengandalkan keahlian sebagai tukang pijat.

"Sehari kalau yang datang kerumah buat di pijat ada ajah dua orang. Pijat yang keseleo, cape, bisa laki-laki, perempuan, anak-anak juga bisa," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement