New Normal, 4 Ribu Pondok Pesantren di Banten Akan Kembali Dibuka

Muhammad Rosyadi, Okezone · Jum'at 05 Juni 2020 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 340 2225326 new-normal-4-ribu-pondok-pesantren-di-banten-akan-kembali-dibuka-VW7iwFwSfz.jpg Wahidin Halim. (Foto : Okezone.com)

SERANG – Sebanyak 4 ribu pondok pesantren (ponpes) di Banten akan kembali dibuka untuk mengadakan kegiatan belajar-mengajar. Sebelumnya, seluruh aktivitas dihentikan akibat pandemi virus corona atau Covid19.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, saat menerima kunjungan dari pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dirinya mendapatkan masukan agar kembali membuka 4 ribu ponpes.

"Sekitar 4 ribu pondok pesantren di Banten minta segera dibuka. Sementara, sekitar 40 persen santrinya berasal dari luar Provinsi Banten," kata Wahidin seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Okezone. Jumat (5/6/2020).

Dia meminta, para santri dari luar daerah yang akan kembali belajar agama di Ponpes untuk dikumpulkan terlebih dahulu untuk dicek kesehatannya dan dikarantina Kanwil Kemenag Provinsi Banten.

Intip Aktivitas Pemudik yang Jalani Karantina di Gelanggang Remaja

"Sudah dirumuskan protokol kesehatan untuk diterapkan dan dijalankan oleh pondok pesantren," ujar Wahidin.

Mantan Wali Kota Tangerang itu menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan rapid test, memetakan seluruh penyebaran Covid-19 untuk mengetahui di mana saja transmisi lokal, siapa transmiternya dan lain-lain.

"Dengan jumlah penduduk yang mencapai 11 juta jiwa, jumlah ideal yang ikut skrining Covid-19 seharusnya 110 ribu orang," ucapnya.

Diketahui, jumlah terkonfirmasi positif per tanggal 5 Juni 2020 pukul 18.00 WIB dari tim gugus tuga penanganan Covid19 Banten tercatat sebanyak 899 orang, 395 orang masih dirawat, 435 dinyatakan sembuh, 69 meninggal dunia.

Untuk itu, Wahidin meminta pemerintah daerah mempersiapkan terlebih dahulu masa transisi menghadapi new normal atau tatanan kehidupan baru.

Baca Juga : Pemkab Bekasi Bakal Tambah Pos Cek Poin saat New Normal

"Kondisi saat ini, harus mencoba mempersiapkan dulu sebelum masuk masa transisi. Termasuk bagaimana perhatian kita pada kegiatan keagamaan, sosial budaya, dan sebagainya," tuturnya.

Baca Juga : Cara Pemkot Yogyakarta Hindari Kerumunan di Malioboro

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini