Hoaks Gubernur & Wagub Sumbar Positif Corona, Ini Penjelasan Gugus Tugas Covid-19

Rus Akbar, Okezone · Selasa 09 Juni 2020 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 340 2226783 hoaks-gubernur-wagub-sumbar-positif-corona-ini-penjelasan-gugus-tugas-covid-19-MjcIhcBgKS.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

PADANG – Beredar informasi di media sosial bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno-Nasrul Abit dikabarkan positif Covid-19. Kabar itu beredar setelah pengawal pribadi Nasrul dinyatakan positif terinfeksi.

Namun Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal mengatakan, informasi mengenai Irwan dan Nasrul positif terinfeksi merupakan kabar bohong alias hoaks.

Menurutnya beberapa waktu lalu ada beberapa staf ASN Kantor Gubernur Sumbar yang positif terinfeksi Covid-19. Kemudian dilakukan tracking dan langsung test PCR atau tes swab kepada 40 orang yang pernah kontak dengan ASN positif tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel, semua ASN kantor Gubernur yang diambil sample swabnya hari Minggu kemarin dinyatakan negatif,” ujar Jasman pada Selasa (9/6/2020)

Kemudian lanjut Jasman, ada juga berkembang isu hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung di berbagai medsos yang menyatakan bahwa Gubernur dan Wagub Sumbar positif terinfeksi Covid-19.

Baca Juga: 2 Penumpang Pesawat Positif Corona, Ini Hasil Tracing Petugas Bandara Minangkabau

“Dengan ini kami nyatakan dengan tegas, bahwa isu tersebut tidak benar dan beliau berdua berdasarkan hasil swab pada Sabtu lalu yang dilakukan Wagub dan swab Minggu yang dilakukan Gubernur Sumbar telah dinyatakan negatif juga dan sehat-sehat saja dan tetap beraktivitas, bekerja seperti biasa, siang malam tanpa mengenal waktu, tidak mengenal libur,” tegas Jasman.

Ia menambahkan memang benar Gubernur dan Wagub telah beberapa kali melakukan test PCR. Hal ini dilakukan oleh tim kesehatan untuk cek kesehatan mereka berdua karena sangat berisiko terinfeksi Covid-19.

“Sebagai pimpinan di Sumatera Barat, beliau mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap percepatan penanganan Covid-19 di Sumbar. Beliau berdua sering memasuki zona berbahaya yang potensial menginfeksi manusia. Seperti ke ruang isolasi, mengunjungi berbagai rumah sakit, pasar-pasar, daerah perbatasan, dan laih-lain. Dengan kondisi tersebut itulah, kepada beliau berdua selalu dilakukan test PCR secara rutin,” ungkapnya.

Dengan keluarnya keterangan resmi ini, kata Jasman, artinya telah menjawab secara resmi atas banyaknya isu yang tidak benar.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit membenarkan pengawal pribadinya yang berinisial H merupakan PNS Satpol PP Sumbar. Dia diperbantukan untuk jadi pengawal pribadinya.

“Terakhir sekitar seminggu sebelum lebaran ikut saya ke Pesisir Selatan, dia semobil dengan salah seorang yang positif waktu itu,” katanya kemarin.

Kemudian, pengawalnya itu di tes swab pada Sabtu (6/6/2020) dan diketahui hasilnya positif. “Sekarang dia baik-baik saja. Dia sehat seperti biasa, sudah dikarantina, tidak boleh ketemu dengan yang lain, keluarganya juga di swab,” katanya.

Nasrul berharap pengawalnya itu sehat kembali dan bisa beraktifitas seperti biasanya. Nasrul sendiri mengaku telah melakukan tes swab sebanyak lima kali. Semua pemeriksaan hasilnya negatif corona.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini