Anies berkata, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta pihaknya tak ingin langsung membuka 153 pasar yang ada di Jakarta. Namun hanya dibuka secara bertahap dengan 122 pasar pangan yang diutamakan untuk buka namun dengan syarat khusus.
"Pasar non pangan sudah bisa buka sekarang, namun dengan separuh kapasitas. Caranya, kios ganjil di tanggal ganji, genap di tanggal genap. Untuk mengurangi jumlah orang di pasar," jelasnya.
Baca juga: 23 Orang Pedagang Pasar di Jakarta Pusat Positif Corona
Meski demikian, Anies bakal melakukan pengecekan kedepannya, agar tak terjadi kembali penularan bagi pedagang yang berjualan di pasar yang ada di Jakarta.