TANGERANG- Satreskrim Polresta Tangerang hingga saat ini masih menyelidiki penyebab tewasnya satu keluarga di kecamatan Balaraja, kabupaten Tangerang. Dugaan kuat, pelaku adalah ayah korban yaitu R yang bunuh diri setelah membunuh kedua anaknya.
Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam mengungkapkan bahwa R memiliki sifat tempramental dan sempat mengancam akan membunuh istrinya. Bahkan, ancaman pembunuhan tersebut dilontarkan sebanyak 2 kali sehingga menyebabkan istri R kabur dari rumah.
"Sejauh ini keterangan ibu mertua R mengungkapkan bahwa R punya sifat tempramental dan sudah pernah dua kali ancaman pembunuhan ke istri," ujar Ade Ary pada Jumat (12/06/2020).
Ancaman pembunuhan pertama dilontarkan R saat pertengahan bulan Ramadhan atau sekitar bulan Juni lalu. Sementara ancaman kedua dilontarkan saat keduanya terlibat pertengkaran pada Rabu 10 Juni 2020, malam, sebelum R dan kedua anaknya ditemukan tewas. Ancaman tersebut yang akhirnya menyebabkan istri pergi ke rumah orangtuanya yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Ancaman pertama dilontarkan pada pertengahan puasa yang menyebabkan istri minggat dari rumah dan terakhir 22.00 WIB sebelum kejadian," lanjut Ade Ary.