Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dokter Reisa: Hati-Hati Pasar Tradisional Rentan Covid-19

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 13 Juni 2020 |16:56 WIB
Dokter Reisa: Hati-Hati Pasar Tradisional Rentan Covid-19
Dokter Reisa. Foto: BNPB
A
A
A

JAKARTA - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan masyarakat berhati-hati ketika berbelanja di pasar tradisional. Pasalnya tempat itu rentan terjadinya penularan virus corona.

"Kita harus berhati-hati karena pasar tradisional termasuk tempat yang rentan terjadinya penularan virus corona atau Covid-19," ujarnya saat jumpa pers di Gedung BNPB, Sabtu (13/6/2020).

Menurut Reisa, banyak orang datang ke pasar tradisional sehingga terjadi kerumunan atau kepadatan. Selain itu, sarana pencegahan Covid-19 di sejumlah pasar tradisional dinilai belum cukup memadai.

"Banyaknya orang yang datang dari segala penjuru kota, seringkali menjadikan pasar penuh sesak. Kebersihan yang kurang terjaga dan standar sanitasi serta higienis yang belum ketat membuat pasar menjadi tempat yang berisiko," imbuhnya.

Baca Juga: Kasus Baru Covid-19 Didominasi Transmisi Lokal, Gugus Tugas Sorot Mobilitas Penduduk 

Atas kondisi itulah, pemerintah daerah merasa perlu menggelar rapid test atau swab test di pasar. Apalagi menurut data yang ia dapat dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), ada lebih dari 400 pedagang di 93 pasar yang terinfeksi corona.

"Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, masih ada belasan ribu pasar lainnya yang tidak melaporkan kasus positif Covid-19. Bahkan di antaranya sudah disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan sosialisasi yang masif untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement