Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir di Bantaeng, Jalanan hingga Perkebunan Warga Terendam

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 13 Juni 2020 |04:02 WIB
    Banjir di Bantaeng, Jalanan hingga Perkebunan Warga Terendam
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak tujuh kelurahan yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Calendu setelah tak mampu menampung debit air dari tingginya curah hujan pada Jumat 12 Juni 2020, sekira pukul 17.00 Wita.

Selain meluapnya Sungai Calendu, banjir juga disebabkan oleh jebolnya Cekdam Balang Sikuyu pada sisi kanan akibat tak mampu menahan derasnya debit air yang terus naik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan, tujuh kelurahan yang mengalami banjir tersebut adalah Kelurahan Pallantikang, Kelurahan Mallilingi, Kelurahan Letta, Kelurahan Lembang Kelurahan Bonto Sunggu, Kelurahan Bontoatu dan Kelurahan Bontorita.

"Sementara itu, kondisi di lapangan yang dapat dilaporkan adalah rumah warga banyak yang terendam banjir, perkebunan dan fasilitas umum lainnya juga terdampak banjir," ujarnya, Sabtu (13/6/2020).

 

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan berbagai komponen untuk proses assesment, pendataan dan evakuasi sejumlah warga yang terdampak. Sementara para warga yang terdampak diungsikan ke Rumah Dinas Bupati Bantaeng.

Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Seluruh kerugian dan pendataan lainnya masih dalam proses di lapangan.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement